Pengalaman Kami


Suryanata Cipta Mandiri (Tank Sotrage and Valve) 
ISO9000,ISO45001 - QHS Management System

Syifa Berkah Makmur (Diesel Oil Distributor) 
ISO45001 - Safety Management System

 
Telkom Indonesia (Broadband Division)
ISO9000 - Quality Management System 

Telkom Akses (Managed Service and Construction)
ISO9000 - Quality Management System 

Goeno (Military Garment)
ISO9000 - Quality Management System

Ciptamaya Mitra Solusi (Outsourcing)
ISO9000 - Quality Management System 

Enviromate Technology International (Waste Management)
ISO9000 - Quality Management System 
 
PT. Sumber Daya Kelola (kilang LNG)
ISO14000,OHSAS18000 - HSE Integration Management System
LG (Electronic Devices Display Indonesia)
Six Sigma, QC7Tools, TQM, 5S

Pertamina EP - UBEP Sangasanga Tarakan
ISO9000 - Quality Management System

 
Pertamina EP - Field Sangatta Region Kawasan Timur Indonesia 
ISO9000,ISO14000,OHSAS18000 - QHSE Integration Management System

Pertamina EP - Field Prabumulih Region Sumatera 
FPE Field Process Excellence - QHSE Integration Management System

Pertamina EP - Field Pendopo Region Sumatera 
FPE Field Process Excellence - QHSE Integration Management System

Pertamina EP - UBEP Jambi 
ISO9000,ISO14000,OHSAS18000 - QHSE Integration Management System

Pertamina EP - UBEP Limau 
FPE,ISO9000,ISO14000,OHSAS18000 - QHSE Integration Management System

Pertamina EP - SCM Region Jawa
ISO9000 - Quality Management System

Perusahaan Gas Negara/ PGN 
PAS55 - Asset Management

Pertamina Hulu Energi - ONWJ 
Business Process Management

AndewTani Oil and Gas Company –ATOC
CSMS - Contractor Safety Management System

Artha Utama Plasindo (Packaging Manufacture)
ISO9000,ISO14000 - Quality and Environment Management System


Balai Pustaka (Security Printing)
ISO9000 - Quality Management System

BPR Restu Klepu Makmur (Bank)
ISO9000 - Quality Management System

BMKG Soekarno-Hatta (Government)
  ISO9000 - Quality Management System

BPPT divisi IPTEKnet (Government)
ISO27000 - Information Security Management System

CIME International (Oil and Gas Services) 
ISO9000 - Quality Management System

Citra Mas Mandiri (Manufacture) 
ISO9000 - Quality Management System

Delta Angkasa Pratama (Accountant)  
Standard Operating Procedure

Inter Aneka Lestari Kimia (Chemical Manufacture) 
ISO9000,ISO14000 - Quality and Environment Management System

Danayasa Arthatama (Developer)
ISO9000,ISO14000 - Quality and Environment Management System

Istana Karang Laut (Oil & Gas EPC) 
ISO9000,ISO14000,OHSAS18000 - QHSE Integration Management System

Java Agritech
QC7Tools,ISO9000- Quality Management System

Makassar Mega Prima (Manufacturing)
ISO9000 - Quality Management System

Ona Sinergi Mitra Indonesia (Shipping Management) 
ISO9000 - Quality Management System

Post Energy Indonesia (gas compressor station)
ISO9000,ISO14000,OHSAS18000 - QHSE Integration Management System

Profesional Telekomunikasi Indonesia-Protelindo (Telecommunication)
PAS99,ISO9000,ISO14000,OHSAS18000 - QHSE Integration Management System

Tesco Indo Maritim (Ship Manufacture) 
ISO9000,ISO14000,OHSAS18000 - QHSE Integration Management System

RS Paru Goenawan Partowidigdo Cisarua (hospital) 
ISO9000 - Quality Management System

Santosa Asih Jaya (Contractor) 
ISO9000,ISO14000,OHSAS18000 - QHSE Integration Management System

Solusi Logam Indonesia (EPC) 
ISO9000,ISO14000,OHSAS18000 - QHSE Integration Management System

Somagede Indonesia (Automotif Parts Supplier) 
ISO9000 - Quality Management System

Stacopa Raya (Security Printing) 
ISO9000 - Quality Management System

Swadharma ES (Security Printing) 
ISO9000 - Quality Management System

Tata Udara Nusantara (Air Conditioning Manufacture) 
ISO9000,ISO14000,OHSAS18000 - QHSE Integration Management System

TiPhone Mobile Indonesia (Telesindo) 
Business Process Management

Tower Bersama Group (Tower EPC) 
ISO9000 - Quality Management System

Wiraswasta Gemilang Indonesia (Lubicant Manufacture)
ISO9000,ISO14000,OHSAS18000,ISO17025 - QHSE and Lab. Competency Integration Management System

YKK AP Indonesia (Manufacturing) 
ISO27000 - Information Security Management System

Zug Industry (Power Plant) 
ISO9000,ISO14000,OHSAS18000 - QHSE Integration Management System


-------------

Supply Chain Management (Manajemen Rantai Pasokan)

Pengertian Supply Chain Management (SCM) (Manajemen Rantai Pasokan)
Dalam Industri Manufakturi, kegiatan utama SCM adalah mengkonversikan bahan baku serta bahan-bahan pendukungnya menjadi barang jadi dan mendistribusikannya kepada pelanggan. Dengan menjalankannya kegiatan tersebut, maka apa yang disebut dengan Supply Chain atau Rantai Pasokan pada dasarnya telah terbentuk.
Namun bagi sebuah perusahaan manufakturing, kegiatan Supply chain atau Rantai Pasokan ini perlu dijalankan dengan efektif dan efisien sehingga diperlukan Manajemen yang Profesional dalam pelaksanaannya. Manajemen tersebut biasanya disebut dengan Manajemen Rantai Pasokan atau Supply Chain Management yang sering disingkat dengan singkatan SCM.

Jika didefinisikan secara lengkap, maka Supply Chain Management (SCM) atau Manajemen Rantai Pasokan adalah serangkaian kegiatan yang meliputi koordinasi, penjadwalan, dan pengendalian terhadap pengadaan, produksi, hingga persediaan dan pengiriman produk ataupun layanan jasa kepada pelanggan yang mencakup administasi harian, operasi, logistik, dan pengolahan informasi mulai dari pelanggan hingga ke pemasok.

Sedangkan untuk definisi lainnya yang lebih sederhana, Supply Chain Management atau Manajemen Rantai Pasokan adalah Mekanisme yang menghubungkan semua pihak yang bersangkutan dan kegiatan yang terlibat dalam mengkonversikan bahan baku (mentah) menjadi barang jadi. Pihak yang bersangkutan ataupun kegiatan yang dimaksud tersebut bertanggung jawab untuk memberikan barang-barang jadi hasil produksi kepada pelanggan pada waktu dan tempat yang tepat dengan cara yang paling efisien.

Jadi pada dasarnya, Supply Chain Management atau Manajemen Rantai Pasokan merupakan cabang manajemen yang melibatkan Pemasok, Pabrik atau Manufakturer, penyedia logistik dan tentunya pelanggan.

Proses Manajemen Rantai Pasokan
Berikut ini adalah Proses Manajemen Rantai Pasokan yang dilibatkan dalam Manajemen Rantai Pasokan atau Supply Change Magement (SCM):
1. Pelanggan (Customer)
Pada sebagian besar industri Manufakturing, Pelanggan atau customer merupakan mata rantai pertama yang memberikan pesanan (order), terutama pada perusahaan yang berorientasi OEM (Original Equipment Manufacturer).
Pelanggan memutuskan untuk membeli produk yang ditawarkan oleh perusahaan yang bersangkutan dengan menghubungi departemen penjualan (sales) perusahaan tersebut. Informasi penting yang terdapat dalam pesanan tersebut diantaranya seperti Tanggal Pengiriman Produk dan Jumlah yang diinginkan untuk Produk yang dipesannya.

2. Perencanaan (Planning)
Setelah Pelanggan membuat pesanan yang diinginkannya, departemen Perencanaan (Planning Dept) akan mempersiapkan Perencanaan Produksi untuk memproduksi produk yang dibutuhkan oleh Pelanggan. Pada tahap ini, Departemen Perencanaan juga menyadari akan adanya kebutuhan terhadap bahan mentah dan bahan-bahan pendukungnya.

3. Pembelian (Purchasing)
Setelah menerima Perencanaan Produksi, dalam hal ini adalah kebutuhan terhadap bahan mentah dan bahan-bahan pendukungnya, Departemen Pembelian atau Purchasing Department akan melakukan pemesanan bahan mentah dan bahan pendukungnya serta menetapkan tanggal penerimaan dan jumlah yang dibutuhkan.

4. Persediaan (Inventory)
Bahan mentah dan bahan pendukung yang telah diterima oleh pabrik akan diperiksa kualitas dan ketepatan jumlahnya kemudian disimpan di dalam Gudang untuk kebutuhan produksi.

5. Produksi (Production)
Bagian Produksi akan menggunakan bahan mentah dan bahan pendukung yang dipasok oleh pemasok tersebut untuk melakukan proses produksi hingga menghasilkan barang jadi yang dibutuhkan oleh pelanggan.  Barang Jadi yang telah diproduksi ini kemudian dimasukan ke gudang dan siap untuk dikirimkan ke pelanggan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

6. Transportasi (Transportation)
Departement Pengiriman atau Shipping Department akan mengatur waktu keberangkatan barang jadi (Finished Products) sesuai dengan jadwal yang diinginkan oleh pelanggan.

-----------
www.sistemmanajemen.com 

Information Communication Technology - ICT

ICT (Information Communication Technology) mencakup semua tekhnologi ciptaan manusia yang berfungsi menyimpan, memanipulasi, mentransmisikan, dan menerima informasi secara elektronik dalam  bentuk digital. Sebagai contoh adalah personal computer, televisi digital,  email, robot dan sebagainya.

Dalam Bahasa Indonesia ICT biasa disebut sebagai TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang artinya mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi.

Contoh aplikasi TIK
1. Buku elektronik atau e-book adalah salah satu teknologi yang memanfaatkan komputer untuk menayangkan informasi multimedia dalam bentuk yang ringkas dan dinamis.
2. e-learning  meliputi pembelajaran pada semua tingkatan, formal maupun nonformal, yang menggunakan jaringan komputer (intranet maupun internet) untuk pengantaran bahan ajar, interaksi, dan/atau fasilitasi.


TIK mencakup dua aspek yaitu:
1.    teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi
2.    teknologi komunikasi meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya

Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media.

--------------------------
www.sistemmanajemen.com