Tampilkan postingan dengan label Restriction of Hazardous Substances -RoHS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Restriction of Hazardous Substances -RoHS. Tampilkan semua postingan

Restriction of Hazardous Substances -RoHS



Pengenalan


Label RoHS dapat ditemui pada produk-produk elektronik yang telah memenuhi persyaratan RoHS. Umumnya Label atau Stiker RoHS tersebut dilekatkan pada permukaan produk elektronik.

Definisi

RoHS adalah Restriction of Hazardous Substances Directive yang dapat didefinisikan sebagai:
a.       pengarahan tentang pembatasan penggunaan 6 unsur bahan berbahaya (six hazardous Materials) pada peralatan Listrik (Elektrik) dan Elektronik
b.      suatu kebijakan yang mengatur tentang pengurangan kandungan zat-zat berbahaya yang masuk dalam produk elektronik dan listrik yang dilakukan “diawal siklus produk”.


Enam Substansi RoHS

Pengarahan ini pada intinya membatasi penggunaan enam substansi berbahaya di dalam produksi pembuatan berbagai jenis komponen peralatan elektronik.
Zat-Zat yang dimaksud dengan RoHS dan Maximum Concentration Value (MCV) sebagaimana tertera dalam Directive (2002/95/EC) adalah :
1. Lead/ Timbal  (Pb) Kegunaan : mempermudah proses pencetakkan, mempermudah fabrikasi, tahan asam dan reaksi elektrokimian.
Penggunaan umum : Pengeras karet, pigmen cat, pelumas, material solder, pelapis campuran dan pembuatan pipa yang tahan korosi.
Pengaruh terhadap kesehatan : Kerusakan sistem saraf, kelemahan di jari-jari, pergelangan tangan atau kaki, tekanan darah tinggi, kerusakkan otak dan ginjal, anemia, keguguran dan impotensi
2. Cadmium/
Kadmium (Cd) Kegunaan : bahan stabilisator untuk plastic dan karet, alat pelindung korosi untuk permukaan besi/metal.
Penggunaan umum : Baterai NiCd, bahan pelapis atau plating, elektroda.
Pengaruh terhadap kesehatan : gangguan pada pencernaan, gangguan pada paru-paru, muntah-muntah, diare, kerusakan ginjal, tekanan darah tinggi dan penyakit hati.
3. Mercury/
Air raksa  (Hg) Kegunaan : Tahan lama dan menghasilkan lumen per watt yang lebih banyak, tahanan yang baik dan konduktifitas termal yang efisien.
Penggunaan umum : lampu fluorescent, pigmen anti karat, perlakuan anti bakteri.
Pengaruh terhadap kesehatan : air liur yang berlebihan, kehilangan berat badan, diare, otot kaku dan kerusakkan ginjal.